PANDEGLANG – Usai viral nya vidio yang menyatakan bahwa Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Kecamatan Cikeusik tidak diberi makan dan minum oleh panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) selama tiga hari ketika menjalani karantina.
Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) berkumpul untuk melakukan klarifikasi terhadap Diki Kurniawan yang merupakan ketua Paskibra Kecamatan Cikeusik yang pada, Rabu (17/8/2022) kemarin. Ungkapannya melalui unggahan vidio viral di media sosial (Medsos).
Ketua PHBN Cikeusik Sumarna melalui keterangan tertulis mengakui bahwa hal itu merupakan keteledoran panitia dan Purna Paskibra Indonesia (PPI). Menurutnya, perisitiwa itu merupakan cambuk untuk dijadikan bahan evaluasi.
“Ini adalah suatu pelajaran dan bahan evaluasi kedepan bagaimana caranya agar semua kegiatan bisa terorganisir dengan baik dan apabila ada hal-hal yang tidak dimengerti cepat di koordinasikan agar permasalahan cepat terselsaikan,” ungkapnya, Sabtu (20/8/2022).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Sementara itu, Camat Cikeusik Wahyu mengaku semua pihak memikiki tanggung jawab untuk bisa memuluskan kegiatan PHBN 17 Agustus tersebut.
“Kegiatan PHBN HUT RI ke 77 dan selanjutnya adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Paskibra Kecamatan Cikeusik tidak mendapat makan dan minum selama menjalani karantina tiga hari. Bahkan, sampai pelaksanaan pengibaran bendera merah putih para Paskibra belum melaksanakan sarapan. (Syamsul)











