PANDEGLANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam oraganisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Pandeglang-Banten pergi ke Jakarta.
Mereka bakal bergabung dengan suluruh kader PMII se indonesia guna menekan agar pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sudah diberlakukan penyesuaian pada, Sabtu (3/9/2022) kemarin.
Ketua Pengurus Cabang PMII Kabupaten Pandeglang Hendri Syahadi mengatakan, berangkatnya kader PMII di Kabupaten Pandeglang sebagai salah satu intruksi yang mesti dilaksanakan dari Pengurus Besar (PB) PMII.
“PMII Cabang Pandeglang akan ikut unjuk rasa, aksi mahasiswa di sana (Jakarta-red) dengan adanya surat dari PB kami, untuk menolak akan kenaikan harga BBM,” katanya, Senin (5/9/2022).
Baca Juga :
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
- Korban Arisan Bodong Datangi Polsek Cadasari, Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang
- Satlantas Polres Pandeglang Tindak Truk Sumbu Tiga yang Langgar Jam Operasional
- Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kemenag Dikukuhkan, Jadi Rumah Besar Perjuangan Guru Madrasah
Dalam aksi unjuk yang nanti bakal digelar, pihaknya bakal menyuarakan berbagai tuntutan yang diharapkan bisa merubah atas apa yang menjadi putusan pemerintah saat ini.
“Menolak kenaikan BBM dan meminta agar pemerintah membongkar mafia yang ada di pertamina, dan beberapa tuntutan lainnya,” katanya.
Berdasarkan pantauan, para mahasiswa yang tergabung dalam PC PMII Pandeglang berangkat menggunakan bus. Sementara itu, untuk jumlah massa aksi yang berangkat dari PC PMII Pandeglang kurang lebih sebanyak 70 orang. (Syamsul)











