PANDEGLANG – Ruas jalan raya Panimbang-Labuan mengalami kemacetan selama hampir 2 jam. Hal itu disebabkan lantaran, sebuah mobil truk pengangkut ikan bernomor polisi (nopol) A-8820-PD hilang kendali, Jumat (25/11) sekira pukul 12.15 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sopir truk Muhamad Mukhtar (43) mengalami patah lengan kiri dan harus mendapatkan perawatan.
Anggota Polsek Panimbang Aan Ibnu Setiadi mengatakan, pada saat kejadian sopir sedang menuju arah Cibaliung dari Angke, Jakarta karena habis mengantar ikan. Setibanya di tikungan di Kampung Awikoneng, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang truk yang dikendarainya hilang kendali akibat ada mobil tangki didepannya.
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
“Korban langsun banting kanan dan jatuh ke parit. Kalau banting kiri, pasti terjadi kecelakaan. Korban jiwa enggak ada, cuman sopir saja tangannya patah. Dan sekarang dibawa ke Mapolsek Panimbang,” katanya di lokasi kejadian.
Aan mengatakan, proses evakuasi mobil truk berlangsung lama karena mobil jatuh ke parit. Butuh tiga mobil untuk mengangkat mobil truk yang kecelakaan itu.
“Evakusi dari jam 13.00 WIB. Sampai 16.22 WIB. Itu juga kita harus pakai tiga mobil buat ngangkat ke jalan,” katanya. (Syamsul)











