BANTEN – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten meminta agar masyarakat bisa mencegah tindakan radikalisme dan terorisme.
Ketua FKPT Banten KH Amasy berharap, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh tindakan yang mengarah kepada radikalisme dan terorisme.
“Kami mengajak masyarakat Banten, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah terhasut oleh pihak-pihak yang hendak membuat kekacauan dan peta konflik dalam berbagai bentuknya terutama menjelang pemilu 2024,” katanya, Kamis (8/12/2022).
Baca Juga :
- Disnakertrans Serang Gelar Pelatihan K3, Teknik AC, dan Hospitality Bersertifikat BNSP
- Ratusan Babinsa Apel di BIS, Danrem: Tugas Kami Solusi Masalah Warga
- Delapan Tersangka Curanmor Dibekuk Polres Pandeglang, 16 Motor Diamankan
- Kenaikan Pertamax Bikin Penjualan Pertalite di SPBU Kota Serang Naik 10 Persen, Ojol Kewalahan
- Peringati 1 Muharam 1448 Hijriah, Bupati Dewi Ajak Warga Pandeglang Perkuat Kepedulian
Dikatakannya, peristiwa ledakan yang terjadi di Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung-Jawa Barat, bisa dijadikan sebagai cerminan agar masyarakat bisa lebih meningkatkan pencegahan radikalisme.
Selain itu, Aparat Penegak Hukum (APH) bisa melakukan tindakan tegas dalam mencegah faham radikalisme. Namun, dalam melakukan pencegahan bukan saja menjadi tugas APH. Melainkan, masyarakat harus lebih proaktif.
“Kami mendukung sepenuhnya kepada aparat kepolisian bertindak tegas humanis dan terukur cegah gerakan faham radikal terorisme,” katanya. (Red)











