Katakita – Selain Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Labuan, mengeluhkan kualitas beras yang tidak layak untuk di konsumsi ternyata hal serupa juga terjadi di Kecamatan Pandeglang dan Kecamatan Pagelaran.
Bahkan, menurut pengakuan KPM, Mae warga Kampung Mangkubumi, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang menyebut selain beras yang diterima beraroma bau dan tidak sedap, parahnya lagi beras bantuan justru sdah dicampur dengan bahan kimia lain. Karena, warna beras yang didapat begitu putih beda dengan beras biasanya.
Dijelaskannya, usai dirinya mencoba memasak beras dari bantuan BPNT, justru nasi yang dihasilkan tidak enak. Parahnya lagi terdapat komoditi lain seperi sayuran yang sudah tidak layak konsumsi (busuk-red) dan mesti terbuan sia-sia.
“Sayuran busuk sudah dibuang. Beras bau kapur, terus ga enak dimakan kalau dimasak kalau kebanyakan air nasinya jadi becek, kalau sedikit air nasinya keras,” kata Mae, saat dihubungi Katakita.co melalui sambungan telpon, Minggu (2/1/2022).
Baca Juga :
- Budi Rustandi Paparkan Capaian Kota Serang di HUT ke-19, Andalkan Kolaborasi Hadapi APBD Terbatas
- Walikota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang ke-19 Tahun
- Bapenda Serang Buka Warung BPHTB di Ciruas
- DPRD Kota Serang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Serang yang ke-19 Tahun
- Kejar PAD, DPRD Banten Godok Perda Tambang
Ia mengaku, sejauh ini tidak ada tindakan apapun dari pihak terkait. Bahkan, kini masyarakat yang mendapat bantuan BPNT dengan beberapa komoditi yang tidak layak untuk di konsumsi memilih diam lantaran mengaku kebingungan untuk mengembalikannya.
“Atuh enggak dirumah saja karena mau bagaimana lagi,” ucapnya.
Terpisah, KPM asal Desa Bulagor, Kecamatan Pagelaran, Jumi mengeluhkan hal yang sama, meski dari segi warna beras terlihat putih dan kemasan bagus, tapi setelah dicium ternyata beras mengeluarkan aroma bau apek bahkan usai dimasak justru nasi yang dihasilkan tetap pera.
“Meskipun ini program dari pemerintah untuk warga kurang mampu tetapi kami juga ingin makan nasi pulen dan tidak bau apek,” ungkapnya.











