Katakita – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang menyebut tidak terjadi kelangkaan pupuk subsidi. Karena, sejak Januari 2021 pihaknya sudah menurunkan pendistribusian ke 35 Kecamatan untuk 3 jenis pupupk subsidi yang dibutuhkan petani.
“Suplay masih ada. Kemarin kan itu petani cabai, artinya sekarang tim kita sedang turun. Padahal kondisi stok pupuk itu masih banyak sekarang ini,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Pandeglang, Uun Junandar, Selasa (14/12/2021).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Yang mana, 3 jenis pupuk yang sudah didistribusikan sejak Januari lalu yakni urea sebanyak 21 ribu ton, Pupuk NPK 2 sampai 3 ton dan Pupuk SP 7 ribu ton. Menurutnya, petani yang saat ini tidak mendapatkan pupuk subsidi dikarenakan ada beberapa kios yang belum menyerap.
“Ada kemungkinan kios yang tidak menebus pupuk nya. Kalau secara suplay sudah masih aman untuk 2 minggu kedepan ini. Untuk urea aja 21 ribu ton. Untuk npk 2 sampai 3 ribu ton sp 7 ribuan,” katanya.
Bahkan, ia menegaskan tidak semua pupuk subsidi yang disalurkan tidak terserap setiap tahunnya. Lantaran, banyaknya jumlah pupuk yang didistribusikan.
“Biasanya setiap tahun juga malahan masih ada silva tidak terserap. Karna kalau nanti di satu kecamatan terjadi kekurangan, kecamatan lain ada sisa itu nanti bisa kita lakukan SK relokasi.
Pendisitribusian di lakukan januari sampai akhir desember. Jadi 2 minggu lagi udah pendistribusian baru lagi jadi pupuk ini aman,”tandasnya.











