PANDEGLANG – Beredar sebuah vidio Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang-Banten mengaku tidak mendapat perhatian penuh dari panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN).
Karena, kurang lebih selama tiga hari para petugas pengibar bendera tidak diberi makan dan minum oleh panitia saat menjalani karantina sebelum pengibaran bendara merah putih. Hal itu terungkap dari sebuah rekaman vidio pengakuan Ketua Paskibra Kecamatan Cikeusik Diki Kurniawan.
“Dari tiga hari ini pelayanan dari panitia PHBN dan pihak Kecamatan panitia 17 Agustus ini kami selaku Paskibra dan pengusur merasa tidak dipedulikan artinya ditelantarkan saja. Makan tidak dikasih bahkan air minum juga tidak dikasih,” katanya, Rabu (17/8/2022).
Baca Juga :
- Satpol PP Serang Beri Tenggat 4 Hari untuk Bongkar Mandiri Bangli di Kibin
- Harga Minyakita di Pasar Baros Tembus Rp20 Ribu, Lampaui HET Pemerintah
- 24 SMP Swasta di Kota Serang Gratiskan SPP, Dapat Bantuan Bosda dari Pemkot
- Bupati Serang Dorong Mancak Fest Jadi Agenda Tahunan, Target Tarik Wisatawan Luar Daerah
- Sekda Serang Target Kontingen Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA 2026, 238 Atlet Diberangkatkan
Untuk menutupi rasa lapar dan haus pihaknya justru hanya menerima makanan seadanya dari pembina Paskibra.
“Kita seadanya ya paling dari bang Eril selaku pembina paskibra yang memang diasingkan selama ini,” katanya.
Bahkan, sebelum pelaksanaan pengibaran bendera para Paskibra di Kecamatan Cikeusik tidak mendapatkan sarapan dari panitia PHBN.
“Seharusnya kan jam enam kita sudah sarapan semuanya. Akan tetapi, dari pihak PHBN ini tidak ada respon. Saya komunikasi dengan beliau-beliau (Panitia-red) tidak ada respon,” katanya.
Sementara itu, Camat Cikeusik Wahyu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh wartawan belum merespon. (Syamsul)











