Katakita – Seorang perajin piring lidi asal Desa Majau Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang Banten, tetap produktif meskipun jumlah orderan piring lidi sawit sedang mengalami penurunan.
Menurunnya pesanan piring lidi sawit tersebut, disebabkan karena hanya digunakan pada momen tertentu saja.
Perajin piring lidi sawit, Raman mengatakan, salah satu sepinya orderan disebabkan karena sudah banyaj yang menggunakan, meski demikian dirinya tetap optimis dan selalu produktif.
“Biasanya sehari bisa mencapai puluhan, itu pun kalau lagi fokus dan ada pesanan, sekarang sedang sepi paling sehari bikin lima piring lidi,” katanya kepada Katakita.co, selasa (25/1/2022).
Baca juga:
- Makna Puasa Menurut Islam: Meningkatkan Takwa dan Ketaqwaan
- Manfaat Minum Kelapa Saat Berbuka Puasa, Segarkan Tubuh dan Cegah Dehidrasi
- Ratusan Guru Madrasah Cilegon Dukung Usulan Kemenag RI Tentang Pengangkatan PPPK
- MoU Baznas Banten dan KU Mata Saruni, 150 Orang Akan Dapat Operasi Mata Katarak Gratis
- Tips dan Rekomendasi Makanan Sehat Selama Bulan Puasa
Ia mengatakan, dirinya pernah menjadi salah satu percontohan masyarakat produktif oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang.
“Pas pertama kali merintis usaha piring lidi, diajak oleh orang desa supaya memberikan semangat agar tetap produktif, meskipun keterbatasan modal,” katanya.
Menurutnya, modal minimalis tidak berarti berhenti usaha, namun bisa disiasati dengan memanfaatkan barang yang ada dan alat sederhana.
“Kalau kita prinsipnya terus produktif, kadang suka ada yang datang dari tetangga minta diajarin cara bikinnya, suka diajarin juga pelan-pelan,” ujarnya. (De)***











