PANDEGLANG – Pemerintah Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) membuka Mina Agrowisata Bukit Sinyonya. Pembukaan Mina Agrowisata Bukit Sinyonya itu merupakan salah satu upya untuk pengentasan pengangguran di wilayah tersebut.
Karena, pada awal pembukaan objek wisata saja sudah mampu menyerap 22 orang pemuda yang belum memiliki pekerjaan.
Kepala Desa Bandung Wahyu Kusnadiharja mengatakan, Mina Agrowisata Bukit Sinyonya ini bukanlah miliknya.
“Ini tempat kami karena ini bukan tepat saya tetapi tempat kami. Itu terdiri dari pemerintah desa, badan usaha milik desa, pengurus desa wisata dan kompleks sadar wisata,” katanya, Senin (5/12/2023).
Terdapat 12 waha yang tersedia di Mina Agrowisata Bukit Sinyonya mulai dari Sepeda Gunung hingga Agro Wisata.
“Kami sengaja angkat nama Sinyonya karena Sinyonya ini merupakan ikan mas ikonik daripada Kabupaten Pandeglang khususnya dan umumnya provinsi Banten yang ada di Kecamatan Banjar, Desa Bandung tentunya. Ikan Mas Sinyonya ini adalah ikan mas peninggalan purbakala yang hampir punah yang tetap kita lestarikan keberadaannya,” katanya.
Dia menyebut, dalam mendirikan Mina Agrowisata tidak semudah membalikan telapak tangan. Pasalnya menyita banyak waktu agar objek wisata tersebut bisa dibuka.
“Lahan ini bukan milik desa, lahan ini adalah milik perorangan, milik warga, ada warga desa tetangga, dan ada warga dari luar kota. Warga yang di luar kota itu ada yang di Jakarta dan di Bandung di Cileunyi, dan sekaligus mereka juga menjadi investor,” katanya. (Red)











