Katakita – Mentri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia (RI) Budi Gunawan menegaskan saat ini covid-19 varian omicron sudah masuk ke Indonesia.
Hal itu terungkap setelah petugas kebersihan di Wisma Atlet Jakarta terjangkit virus omicron.
Kendati demikian, perlu dieprhatikan akan gejala dari penderita yang terjangkit virus omicron. Tanda-tanda dari virus varian omicron memang memiliki gejala yang berbeda dengan gejala varian sebelumnya.
Salah satu pembeda dari virus varian omicron yakni tidak menunjukkan hilangnya penciuman atau rasa serta tidak ada kasus hidung tersumbat bahkan, penderita kasus virus varian omicron tidak merasakan adanya gejala suhu tubuh yang tinggi.
Baca Juga :
- Resmi! Kecamatan Tigaraksa Layani Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Tangerang
- Sebanyak 1.165 Unit Randis Pemkab Pandeglang Belum Bayar Pajak
- Bupati Serang Letakkan Batu Pertama SDN Inpres Cikeusal, Target Rampung November 2026
- Lima Motor Hasil Curanmor Dikembalikan Polres Pandeglang ke Pemiliknya
- Lapas Serang Gelar Senam Bersama WBP, Dukung Pembinaan Fisik dan Mental
Untuk itu, mari cermati lima gejala varian virus omicron.
Gejala utama yang dirasakan dari varian omicron yang terlihat jelas, yaitu kelelahan atau kelelahan ekstrim. Seseorang mungkin merasa lelah, mengalami energi yang rendah dan mungkin memiliki keinginan yang kuat untuk beristirahat sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Namun, penting untuk dicatat bahwa kelelahan mungkin timbul dari alasan lain dan masalah kesehatan juga. Pastikan Anda melakukan tes untuk memastikan kondisi tubuh.
Merasakan gatal di tenggorokan, hal itu berdasarkan penelitian dokter Afrika Selatan Angelique Coetzee, individu yang terinfeksi omicron mengeluhkan tenggorokan “gatal” daripada sakit tenggorokan, yang tidak biasa.








