Katakita – Akibat listrik di dua Desa Caringun dan Desa Teluk, Kecamatan Labuan padam. Aktifitas Asasment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) harus tertunda.
Berdasarkan informasi yang diperoleh padamnya listrik di wilayah tersebut lantaran diduga kabel kabel grounding (tembaga untuk antipetir) di gardu listrik milik PLN yang ditanam di tanah diduga telah dicuri oleh orang tak dikenal.
“Ya betul. Setelah kami mengecek lokasi sesuai dengan laporan dari masyarakat, ada kabel yang terputus dan itu diduga telah dicuri oleh seseorang,” kata Kapolsek Kompol Hasan Khan, Senin (22/11/2021).
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kurang lebih sepanjang 8 meter dengan berat 15 kilo gram kabel raib dipotong oleh kawanan pencuri.
“Kabel yang dicuri posisinya tegak lurus ke atas dari Gardu PLN sampai ke Travomator. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 4 juta,” terangnya.
Diketahui, padamnya listrik di wilayah tersebut terjadi sekira pukul 03.00 Wib yang mana baru bisa diatasi oleh petugas sekira pukul 18.00 wib.
“Listriknya tadi magrib sudah nyala lagi. Sementara ini, kami memasang police line di TKP sampai ada penggantian travomator oleh pihak terkait. Kasusnya sekarang sedang didalami,” pungkasnya.











