PANDEGLANG – Guna melestarikan seni dan kebudayaan di Kabupaten Pandeglang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pandeglang bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten memberikan raung bagi seniman dan budayawan untuk bisa berkreasi.
Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Kabupaten Pandeglang, Yana mengatakan, kegiatan pentas seni yang digelar di balai budaya meruapakan hasil support dari Dindikbud Provinsi Banten.
Yang mana, tujuan dilaksanakannya Ruang Publik Berkreasi ini guna memberikan ruang terhadap seniman lokal untuk bisa terus berkreasi.
“Tujuannya karena sebelumnya di masa pandemi tidak ada aktivitas, maka setelah pandwmi mulai melandai kita berikan ruang bagi para seniman untuk berkreasi di ruang publik. Kita hanya menjalankan saja, karena ini anggarannya dari Dindindikbud Provinsi Banten,” katanya, Jumat (29/7/2022).
Ia menilai, banyak manfaat yang bisa diambil dengan adanya pentas seni yang digelar setiap satu bulan sekali ini. Salah satunya, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Selain bisa mengenalkan kesenian lokal. Manfaatnya itu bisa meningkatkan perekonomian kepada masyarakat sekitar,” katanya.
Baca Juga :
- KABB Demo ke Kemendagri, Tuntut Usut Dugaan Pelanggaran Sumpah Jabatan Gubernur Banten
- Lapas Serang Panen Blewah dan Anggur, Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
- Bupati Dewi Setiani Monitoring GAMAS, Ajak Orang Tua Perkuat Peran dalam Pendidikan Anak
- MUI Pandeglang Minta Sanksi Tegas untuk Oknum ASN yang Diduga Terlibat LGBT
- Laskar Biru Bersihkan Lingkungan Stadion Badak Pandeglang, Ajak Warga Jaga Kebersihan
Menurutnya, kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Pandeglang saat ini sudah mulai terkikis. Karena, masih ada kaum milenial yang sama sekali tidak mengetaui kebudayaan dan kesenian Kabupaten Pandeglang.
“Kebdayaan pandeglang banyak sebetulnya, bermacam-macam. Tapi sekarang mulai punah, karena kurang terekspose dan regenerasi juga banyak yang tidak mengetahui akan kesenian dan budaya Pandeglang ini. Misalnya kesenian Dodod, angklung buhun, saman dan Rudat. Serta seni budaya lainnya,” katanya.
Ia berharap, dengan digelarnya event ruang publik berkreasi bisa menarik para pengelola objek wisata dan masyarakat untuk bisa terus memadukan pentas seni dalam setiap event dan bisa bekerjasama dengan pengelola objek wisata.
“Emang ada wacana bekerjasama dengan objek wisata minimal mereka bisa menampilkan kesenian daerah, kemarin sudah di undang PHRI dan penggerak wisata lainnya. Selain menyuguhkan wisata juga menyuguhkan budaya nya. Selain itu, masyarakat yang haus akan hiburan bisa memadukan kesenian ini sehingga para pelaku seni bisa terus termotivasi,” katanya. (Syamsul)











