PANDEGLANG – Pengelolaan sampah di Pasar Badak Kabupaten Pandeglang-Banten kini sudah mulai terlihat ada perubahan. Sebelumnya memang, sampah dipasar Badak Pandeglang kerap mengalami penumpukan.
Pengelolaan sampah di seluruh pasar yang menjadi aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang kini sudah dikelola oleh pihak ketiga yakni PT Setia Panca Karya (SPK).
Pengawas pengelola sampah Pasar Badak Pandeglang, Surya Wijaya s, Sos mengatakan, guna menghindari penumpukan sampah pihaknya terus melakukan pembenahan.
“Bulan ini sudah mulai membaik, kalau sebelumnya sampah disini berserakan sekarang sudah mulai tertata karena. Kita (PT SPK-red) menyediakan tempat sampah di beberapa titik untuk menampung sampah sementara sebelum dijemput oleh petugas,” katanya, Sabtu (22/10/2022).
Baca Juga :
- Era Budi, Pemkot Serang Raih Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional
- Andra Soni Lepas 160 Kader PWNU Banten, Dukung Sinergi Ekonomi Pesantren
- Korban Arisan Bodong Datangi Polsek Cadasari, Tuntut Kejelasan Pengembalian Uang
- Satlantas Polres Pandeglang Tindak Truk Sumbu Tiga yang Langgar Jam Operasional
- Konfederasi Organisasi Profesi Guru Kemenag Dikukuhkan, Jadi Rumah Besar Perjuangan Guru Madrasah
Pihaknya menegaskan, untuk petugas kebersihan yang kini bekerja di pasar badak pandeglang sebanyak 22 orang. Bahkan, pengangkutan sampah dilakukan sebanyak lima kali dalam satu hari selama satu minggu.
“Pengangkutan sampah itu dilakukan lima kali sehari selama satu minggu. Petugas kebersihan ya tidak ada libur. Dan pekerjanya saat ini ada 22 orang dengan sistem kerja sebagian pagi hari dan sebagian sore hari,” tegasnya.
Kendati demikian, pihaknya memastikan sampah di pasar badak tidak bakal kembali terjadi penumpukan yang bisa menimbulkan bau.
“Dipastikan sekrang sudah tidak akan ada lagi penumpukan sampah di pasar karena memang sudah dikelola dengan baik dan sesuai,” pungkasnya. (Syamsul)











