JAKARTA – Pemerintah melalui Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) secara resmi telah menetapkan hari raya idul fitri 1444 hijriah atau tahun 2023 jatuh pada hari, Sabtu (22/4/2023) mendatang.
Keputusan ini merupakan hasil keputusan sidang isbat yang diadakan Kemenag RI, setelah mempertimbangkan hasil hisab dan ruyat dan hilal.
“Berdasarkan keputusan bersama dengan melakukan pemantauan hilal di 124 titik yang ada di Indonesia, kami (Pemerintah-red) menetapkan 1 syawal 1444 hijriah jatuh hari Sabtu,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers usai menggelar sidang isbat di Kantor Kementerian Agama yang berlokasi di Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2023).
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Proses sidang isbat yang digelar sejak pukul 17.00 WIB, petugas Kementrian Agama yang tersebar di berbagai wilayah melaporkan tidak melihat hilal. Karena, untuk menentukan 1 Syawal, ketinggian hilal minimal 3°, dengan umur hilal minimal 8 jam.
Turut hadir dalam sidang isbat perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Zaidi, Komisi VIII DPR, Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, ahli astronomi, BMKG, ormas Islam, dan lainnya. (Syam)











