SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Dalam setahun kepemimpinan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, sebanyak 1.396 warga menerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
Program ini merupakan intervensi terpadu berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dirancang mendorong masyarakat kurang mampu mandiri secara ekonomi. Selain UEP, Pemkab Serang juga menyalurkan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebanyak 30 paket. Setiap kelompok berisi lima orang menerima Rp15 juta.
Bantuan UEP diberikan sebesar Rp2,5 juta per orang. Dana itu difokuskan untuk usaha kecil seperti perdagangan, kuliner, hingga usaha rumahan yang berpotensi berkembang.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian menjelaskan, UEP merupakan bantuan stimulan agar masyarakat bisa mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
“UEP ini bentuk intervensi pemerintah agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tapi juga mampu mengembangkan usaha produktif. Bantuan ini kami arahkan untuk memperkuat ekonomi keluarga, sehingga ke depan mereka bisa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial,” ujarnya.
Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pembangunan “Serang Bahagia” dan komitmen Pemkab Serang menurunkan angka kemiskinan serta meningkatkan taraf hidup warga.
“Komitmen kami jelas, bagaimana masyarakat bisa naik kelas secara ekonomi. Bantuan ini bukan sekadar santunan, tapi pemicu agar masyarakat punya usaha berkelanjutan. Harapannya penerima manfaat bisa berkembang, bahkan membuka lapangan kerja baru di lingkungannya,” tambahnya.
Yadi menyebut penyaluran bantuan dilakukan selektif dan berbasis DTKS. Calon penerima harus berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki atau berencana memulai usaha produktif, serta bersedia mengikuti pembinaan pemerintah.
“Prosesnya melalui verifikasi dan validasi data, lalu pendampingan agar bantuan tepat sasaran dan dimanfaatkan optimal,” jelasnya.
Salah satu penerima, Saeful warga Kecamatan Pamarayan, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi saya. Sekarang saya bisa tambah modal usaha dan lebih semangat mengembangkan usaha kecil yang saya jalankan. Mudah-mudahan ke depan usaha saya lebih maju dan membantu kebutuhan keluarga,” ungkapnya.
Ia berharap program serupa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Melalui UEP dan KUBE, Pemkab Serang tidak hanya memberi bantuan finansial, tapi juga mendorong transformasi sosial menuju kemandirian ekonomi. Langkah ini menjadi bagian penting mewujudkan kesejahteraan merata dan memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.











