Katakita – Kabar mengejutkan datang dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF). Presiden VFF Le Khanh Hai, dikanarkan telah menyerahkan permintaan pengunduran diri pada Kementerian Budaya, Olahraga,dan Turisme, Kamis (30/12/2021) lau atau empat hari setelah Timnasional (Timnas) Vietnam tersingkir di Piala AFF 2020.
Padahal, masa jabatan Le Khanh Hai masih tersisa satu tahun yang bakal berakhir pada Desember 2022.
Namun, kegagalan Timnas Vietnam di Piala AFF 2020 diyakini menjadi satu di antara alasan Le Khanh Hai mengundurkan diri.
Sebelum mengundurkan diri, Le Khanh Hai dikabarkan media Vietnam, Zing, lebih dulu melakukan perombakan struktur organisasi di VFF. Itu juga dilakukan setelah Timnas Vietnam tersingkir dari Piala AFF 2020.
Baca Juga :
- Harga Beras di Banten Masih Stabil Meski Dolar Tembus Rp18 Ribu, Pemprov Siapkan Cadangan SPHP
- DPC PPP Pandeglang Gelar Konsolidasi Internal, Bentuk Panitia Muscab VI
- Insiden Penarikan Kendaraan di Serang Masuk Ranah Hukum, TNI-Polri Tegaskan Tetap Solid
- Bupati Pandeglang: Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Keadilan Sosial
- Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pengunduran diri Le Khanh Hai tentu menjadi tamparan buat Timnas Vietnam dan VFF. Seperti diketahui, setelah dipimpin Le Khanh Hai sejak Desember 2018, Vietnam mengalami perkembangan pesat. Vietnam berhasil menembus Kualifikasi Ketiga Piala Dunia 2022 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Selain itu pula, skuad U-23 Vietnam berhasil meraih medali emas SEA Games 2019.
Timnas Vietnam juga berhasil menembus perempat final Piala Asia 2019. Selain itu, di bawah kepemimpinan Le Khanh Hai, Timnas Futsal Vietnam juga sukses
menembus babak 16 besar Piala Dunia Futsal 2021.











